#

Rendra : Satu Tokek Mati, Akan Lahir Berjuta Tokek Lain

Rendra, W.s. (willibrordus Surendra), 1935-2009

Jenis Bahan

Kliping

Judul Alternatif

-

Pengarang

Syah Sabur (Pengarang)

Edisi

-

Pernyataan Seri

-

Penerbitan

Jakarta : Mingguan Suara Pembaruan, 1991

Bahasa

-

Deskripsi Fisik

1 lembar ; 25 cm.

Jenis Isi

teks

Jenis Media

tanpa perantara

Penyimpanan Media

lembar

ISBN

-

ISSN

-

ISMN

-

Bentuk Karya

Tidak ada kode yang sesuai

Target Pembaca

Tidak ada kode yang sesuai

Catatan

Kliping yang ditulis oleh Syah Sabur dengan judul "Rendra : satu tokek mati, akan lahir berjuta tokek lain" dan diterbitkan oleh Mingguan Suara Pembaruan pada tanggal 27 Januari 1991, membahas tentang suatu penampilan Rendra yang ingin membuktikan keraguan banyak orang akan konsistensinya dalam menyuarakan hati nuraninya, karena meskipun Rendra sadar bahwa kritikan yang beliau sampaikan seperti suara tokek yang tidak enak di dengar, namun beliau berpikir bahwa kritikan tetap harus disampaikan guna mencapai kehidupan yang lebih baik.


Abstrak

Tidak ada data.

No. Barcode No. Panggil Lokasi Perpustakaan Lokasi Ruangan Kategori Akses Ketersediaan
00000105085 PDS HB Jassin
Perpustakaan Pusat
PDS HB Jassin Lt.7 - Ruang Koleksi lantai 7 Koleksi Umum Baca di tempat Tersedia
No. Nama File Nama File Format Flash Format File Aksi
Tidak ada data.
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000030588
005 20250919093242
035 # # $a 0010-0925001255
007 ta
008 250919################|##########|#|##
082 # # $a 920.00921 [23]
084 # # $a P.79.1961
100 0 # $a Syah Sabur$e Pengarang
245 1 # $a Rendra : satu tokek mati, akan lahir berjuta tokek lain
300 # # $a 1 lembar ; $c 25 cm.
500 # # $a Kliping yang ditulis oleh Syah Sabur dengan judul "Rendra : satu tokek mati, akan lahir berjuta tokek lain" dan diterbitkan oleh Mingguan Suara Pembaruan pada tanggal 27 Januari 1991, membahas tentang suatu penampilan Rendra yang ingin membuktikan keraguan banyak orang akan konsistensinya dalam menyuarakan hati nuraninya, karena meskipun Rendra sadar bahwa kritikan yang beliau sampaikan seperti suara tokek yang tidak enak di dengar, namun beliau berpikir bahwa kritikan tetap harus disampaikan guna mencapai kehidupan yang lebih baik.
650 # 4 $a Surat kabar Indonesia
650 # 4 $a Biografi
600 # 4 $a Rendra, W.S. (Willibrordus Surendra), 1935-2009
264 # # $a Jakarta :$b Mingguan Suara Pembaruan,$c 1991
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a lembar$2 rdacarrier
990 # # $a PDS021179-06