#

Masyarakat Tanpa Ranking : Membangun Bangsa Bersendi Agama

Kepemimpinan Islam

Jenis Bahan

Monograf

Judul Alternatif

-

Pengarang

SUPRAYOGO, Imam

Edisi

Cet.1

Pernyataan Seri

-

Penerbitan

-

Bahasa

Indonesia

Deskripsi Fisik

xviii,243 hlm.; 22 cm.

Jenis Isi

-

Jenis Media

-

Penyimpanan Media

-

ISBN

978-602-02-2995-9

ISSN

-

ISMN

-

Bentuk Karya

-

Target Pembaca

-

Catatan

-


Abstrak

Buku ini membahas bagaiman sifat, kepribadian dan kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yang dicintai oleh bawahannya. Memang tidak mudah untuk menjadi pemimpin yang berjiwa Rabbani apalagi dengan kondisi saat ini tatkala seseorang berkuasa, dalam menempatkan posisi penting selalu mendahulukan anak atau keluarganya dibandingkan orang lain yang lebih kompeten. Hal ini tentu saja tidak baik dan dapat menyebabkan negara semakin rapuh. Seorang pemimpin haruslah selalu melibatkan Tuhan dalam mengambil keputusan

No. Barcode No. Panggil Lokasi Perpustakaan Lokasi Ruangan Kategori Akses Ketersediaan
00005223967 KC/297.61 SUP m Perpustakaan Jakarta - Kuningan
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. C22, Gedung Nyi Ageng Serang, Lt. 7 dan 8, Jakarta Selatan
Kuningan Validasi (KCKR) - Dalam Proses Diolah Diolah
No. Nama File Nama File Format Flash Format File Aksi
Tidak ada data.
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 JAKPU-05140000000171
005 20140520150215.0
008 ***********************************ind**
020 # # $a 978-602-02-2995-9
035 # # 0010-051400000000170
040 # # $a JKPDJAK
041 0 # $a IND
082 0 4 $a 297.61 $2(22)
090 # # $a KC/297.61 SUP m
100 1 # $a SUPRAYOGO, Imam
245 1 0 $a Masyarakat tanpa ranking : $b Membangun bangsa bersendi agama / $c Imam Suprayogo
250 # # $b Cet.1
260 # # $a Jakarta : $b Elek Media Komputindo, $c 2013
300 # # $a xviii,243 hlm.; $c 22 cm.
520 3 # $a Buku ini membahas bagaiman sifat, kepribadian dan kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yang dicintai oleh bawahannya. Memang tidak mudah untuk menjadi pemimpin yang berjiwa Rabbani apalagi dengan kondisi saat ini tatkala seseorang berkuasa, dalam menempatkan posisi penting selalu mendahulukan anak atau keluarganya dibandingkan orang lain yang lebih kompeten. Hal ini tentu saja tidak baik dan dapat menyebabkan negara semakin rapuh. Seorang pemimpin haruslah selalu melibatkan Tuhan dalam mengambil keputusan
521 1 # $a DEWASA
650 # # $a KEPEMIMPINAN ISLAM
659 # # $b Hadiah
850 # # $a BPAD DKI
990 # # $a 00146/14
990 # # $a D000146/14
990 # # $a D000146/14