#

Sugih Tanpa Banda Mangan Ora Mangan Kumpul 2 Umar Kayam

Etika Sosial - Kumpulan Karya

Jenis Bahan

Monograf

Judul Alternatif

-

Pengarang

KAYAM, Umar

Edisi

cet 3

Pernyataan Seri

-

Penerbitan

-

Bahasa

Indonesia

Deskripsi Fisik

xviii, 428 hlm. 21 cm.

Jenis Isi

-

Jenis Media

-

Penyimpanan Media

-

ISBN

979-444-308-5

ISSN

-

ISMN

-

Bentuk Karya

-

Target Pembaca

-

Catatan

-


Abstrak

Dalam buku kedua ini Umar Kayam masih lincah meloncat dari satu tema ke tema lain tanpa meninggalkan gaya penulisannya yang kental dan segar serta menggelitik. Konsisten dengan warna lokal Jawa yang pekat, ia tidak sampai tergelincir pada kepicikan sikap primordial. Kumpulan tulisan karya Umar Kayam ini banyak sarat akan kritik sosial yang secara keseluruhan tampak sebagai ironi. “ Ia menampilkan masalah, menyindirnya dan sekaligus menyindir semua pihak yang membicarakan maupun yang mencoba memecahkannya…Namun ia tidak menjadi liar, tidak asal lain, tidak seperti yang dituduhkannya terhadap pasca modernisme” seperti yang ditulis Supardi Djoko Darmono, mungkin menghibur para pembaca sekaligus para kritikus- kritikus.

No. Barcode No. Panggil Lokasi Perpustakaan Lokasi Ruangan Kategori Akses Ketersediaan
00005128074 Perpustakaan Jakarta - Cikini
Jln. Cikini Raya No. 73, Komplek Taman Ismail marzuki, Jakarta Pusat
- Koleksi Umum Dapat dipinjam Tersedia
No. Nama File Nama File Format Flash Format File Aksi
Tidak ada data.
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 JAKPU/10110000000052
005 20111004214001.0
008 ***********************************ind**
020 # # $a 979-444-308-5
035 # # 0010/101100000000046
040 # # $a JKPUDKI
041 # # $a IND
082 # # $a 117
090 # # $a 117 KAY s
100 # # $a KAYAM, Umar
245 # # $a Sugih tanpa banda $b mangan ora mangan kumpul 2 $c Umar Kayam
250 # # $a cet 3
260 # # $a Jakarta $b Pustaka Utama Grafiti $c 2005
300 # # $a xviii, 428 hlm. $c 21 cm.
520 # # $a Dalam buku kedua ini Umar Kayam masih lincah meloncat dari satu tema ke tema lain tanpa meninggalkan gaya penulisannya yang kental dan segar serta menggelitik. Konsisten dengan warna lokal Jawa yang pekat, ia tidak sampai tergelincir pada kepicikan sikap primordial. Kumpulan tulisan karya Umar Kayam ini banyak sarat akan kritik sosial yang secara keseluruhan tampak sebagai ironi. “ Ia menampilkan masalah, menyindirnya dan sekaligus menyindir semua pihak yang membicarakan maupun yang mencoba memecahkannya…Namun ia tidak menjadi liar, tidak asal lain, tidak seperti yang dituduhkannya terhadap pasca modernisme” seperti yang ditulis Supardi Djoko Darmono, mungkin menghibur para pembaca sekaligus para kritikus- kritikus.
650 # # $a ETIKA SOSIAL - KUMPULAN KARYA
659 # # $a Pembelian
852 # # $a BPAD DKI
990 # # $a 17990/11,17991/11, 17992/11, 17993/11, 17994/11, 17995/11, 17996/11