#

Nutrisi Dan Metabolisme Ikan Kerapu Macan

Ikan

Jenis Bahan

Monograf

Judul Alternatif

-

Pengarang

Zainuddin (Pengarang)

Edisi

-

Pernyataan Seri

-

Penerbitan

Yogyakarta : Deepublish, 2016

Bahasa

Indonesia

Deskripsi Fisik

viii, 119 Halaman : Ilustrasi ; 14 x 20 cm

Jenis Isi

Teks

Jenis Media

Tanpa Perantara

Penyimpanan Media

Volume

ISBN

9786024016388

ISSN

-

ISMN

-

Bentuk Karya

Bukan fiksi atau tidak didefinisikan

Target Pembaca

Umum

Catatan

-


Abstrak

Ikan kerapu merupakan komoditas penting untuk budidaya laut karena memiliki pangsa pasar yang besar dan nilai ekonomi tinggi. Di Indonesia, jenis ikan ini masih terbatas pengembangannya antara lain Lampung, Gondol-Bali, Kepulauan Riau dan Sulawesi. Seiring dengan meningkatnya permintaan pasar terhadap komoditas ini, maka pengembangan budidaya ikan kerapu, baik dalam skala kecil maupun besar menjadi sangat penting. Kebutuhan akan ikan kerapu hidup semakin meningkat baik untuk konsumsi lokal maupun ekspor. Pada tahun 2006 nilai ekspor ikan kerapu Indonesia mencapai 4.800 ton dengan nilai 24 juta dolar AS dan tahun 2007 sebanyak 6.340 ton senilai 31,7 juta dolar AS (Nurjana, 2007). Salah satu jenis kerapu yang telah berhasil dipijahkan secara buatan di hatchery (panti pembenihan) dan dibudidayakan di dalam keramba jaring apung di laut adalah jenis kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus). Penyediaan benih kerapu di beberapa panti pembenihan Indonesia telah berkembang, namun masih ditemukan berbagai kendala teknis dalam pengelolaan dan pemeliharaan larva dan juvenil. Menurut Tanaka et al (1996) dan Trijuno (2001), masalah utama pada fase pemeliharaan larva ikan kerapu adalah tingginya mortalitas, terutama pada sepuluh hari pertama. Ada dua faktor utama yang sangat berpengaruh terhadap sintasan yaitu faktor nutrisi dan lingkungan.

No. Barcode No. Panggil Lokasi Perpustakaan Lokasi Ruangan Kategori Akses Ketersediaan
00006887469 597.736 ZAI n Perpustakaan Jakarta Timur - Jatinegara
Jalan Jatinegara Timur IV, Rawa Bunga, Jatinegara
RUANG KOLEKSI UMUM TIMUR - Ruang Layanan Khusus Remaja dan Dewasa Lantai 3 Koleksi Umum Dapat dipinjam Tersedia
00006887473 597.736 ZAI n Perpustakaan Jakarta Timur - Jatinegara
Jalan Jatinegara Timur IV, Rawa Bunga, Jatinegara
RUANG KOLEKSI UMUM TIMUR - Ruang Layanan Khusus Remaja dan Dewasa Lantai 3 Koleksi Umum Dapat dipinjam Tersedia
00006887477 597.736 ZAI n Perpustakaan Jakarta Timur - Jatinegara
Jalan Jatinegara Timur IV, Rawa Bunga, Jatinegara
RUANG KOLEKSI TANDON TIMUR - Koleksi Umum Tandon Tersedia
00006887481 597.736 ZAI n Perpustakaan Jakarta Timur - Jatinegara
Jalan Jatinegara Timur IV, Rawa Bunga, Jatinegara
RUANG KOLEKSI TANDON TIMUR - Koleksi Umum Tandon Tersedia
00006887485 597.736 ZAI n Perpustakaan Jakarta Timur - Jatinegara
Jalan Jatinegara Timur IV, Rawa Bunga, Jatinegara
RUANG KOLEKSI TANDON TIMUR - Koleksi Umum Tandon Tersedia
No. Nama File Nama File Format Flash Format File Aksi
Tidak ada data.
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000879823
005 20251002025958
007 ta
008 251002################g##########0#ind##
020 # # $a 9786024016388
035 # # $a 0010-1025000394
082 # # $a 597.736
084 # # $a 597.736 ZAI n
100 0 # $a Zainuddin$e Pengarang
245 1 # $a Nutrisi dan metabolisme ikan kerapu macan /$c Zainuddin
264 # # $a Yogyakarta :$b Deepublish,$c 2016
300 # # $a viii, 119 Halaman : $b Ilustrasi ; $c 14 x 20 cm
336 # # $a Teks$2 rdacontent
337 # # $a Tanpa Perantara$2 rdamedia
338 # # $a Volume$2 rdacarrier
520 # # $a Ikan kerapu merupakan komoditas penting untuk budidaya laut karena memiliki pangsa pasar yang besar dan nilai ekonomi tinggi. Di Indonesia, jenis ikan ini masih terbatas pengembangannya antara lain Lampung, Gondol-Bali, Kepulauan Riau dan Sulawesi. Seiring dengan meningkatnya permintaan pasar terhadap komoditas ini, maka pengembangan budidaya ikan kerapu, baik dalam skala kecil maupun besar menjadi sangat penting. Kebutuhan akan ikan kerapu hidup semakin meningkat baik untuk konsumsi lokal maupun ekspor. Pada tahun 2006 nilai ekspor ikan kerapu Indonesia mencapai 4.800 ton dengan nilai 24 juta dolar AS dan tahun 2007 sebanyak 6.340 ton senilai 31,7 juta dolar AS (Nurjana, 2007). Salah satu jenis kerapu yang telah berhasil dipijahkan secara buatan di hatchery (panti pembenihan) dan dibudidayakan di dalam keramba jaring apung di laut adalah jenis kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus). Penyediaan benih kerapu di beberapa panti pembenihan Indonesia telah berkembang, namun masih ditemukan berbagai kendala teknis dalam pengelolaan dan pemeliharaan larva dan juvenil. Menurut Tanaka et al (1996) dan Trijuno (2001), masalah utama pada fase pemeliharaan larva ikan kerapu adalah tingginya mortalitas, terutama pada sepuluh hari pertama. Ada dua faktor utama yang sangat berpengaruh terhadap sintasan yaitu faktor nutrisi dan lingkungan.
650 # 4 $a Ikan
990 # # $a T00197066/24
990 # # $a T00197067/24
990 # # $a T00197068/24
990 # # $a T00197069/24
990 # # $a T00197070/24