Bacaan Kanak-kanak
Jenis Bahan
Monograf
Judul Alternatif
-
Pengarang
Afrizahan (Pengarang) ; InnerChild (Ilustrator)
Edisi
Cetakan, 2023
Pernyataan Seri
-
Penerbitan
Jakarta : Maskana Kids, 2023
Bahasa
Indonesia
Deskripsi Fisik
24 halaman : ilustrasi ; 20 cm
Jenis Isi
teks
Jenis Media
tanpa perantara
Penyimpanan Media
volume
ISBN
9786236461150
ISSN
-
ISMN
-
Bentuk Karya
Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca
Anak prasekolah / taman kanak-kanak
Catatan
-
Abstrak
Apa yang Anak Ucapkan adalah Apa yang Ia Dengar. Bahasa yang diucapkan anak adalah apa yang sering ia dengar di rumah. Bayangan jika yang anak-anak dengar adalah kata kasar dari orang tuanya. Jangan heran jika ia mengatakan ucapan yang sama saat bermain dengan kawan-kawannya. Mirisnya, anak yang sudah baik lisannya dengan didikan penuh adab di rumah, pun bisa berubah. Ia "terkontaminasi" saat bermain dengan kawan di luar rumah. Mengingat, apa yang diucapkan anak adalah apa yang ia dengar. Tentu sulit mengontrol apa saja yang anak dengar. Terlebih, jika Ananda sudah beranjak besar, gemar bermain ke luar rumah, terlebih saat usia sekolah. Jika sudah demikian, kalimat yang keluar bukan lagi bahasa rumah, namun bahasa dari pergaulan. Orang tua memang tidak bisa mengontrol segalanya, namun orang tua bisa membentengi anak dengan adab. Walhamdulillah, Islam begitu detailnya mengajarkan semua aspek kehidupan. Inilah yang bisa kita ikhtiarkan sebagai orang tua: menanamkan adab pada anak, kemudian anak memiliki filter yang kuat dalam menyaring apa saja yang ia dengar, maka lisan yang ia gerakan dipenuhi adab dan etika. Maka bersyukurlah ketika suatu hari anak akan membuat "laporan": "Bunda, tadi si A ngomong begini terus aku nasihati kalau itu nggak boleh", "Ayah, tadi si B ejek aku tapi aku diam dan sabar seperti Rasulullah." Ikhtiar kita menanamkan adab lisan pada anak, tentu ada banyak cara. Buku *"Seri Adab Lisan"* hanyalah salah satu upaya tersebut. Semoga Allah memberi kita kemudahan dalam mendidik anak-anak dan membentengi mereka dengan adab mulia.
| No. Barcode | No. Panggil | Lokasi Perpustakaan | Lokasi Ruangan | Kategori | Akses | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 00006139404 | KC/028.5 AFR k |
Perpustakaan Jakarta - Kuningan Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. C22, Gedung Nyi Ageng Serang, Lt. 7 dan 8, Jakarta Selatan |
Kuningan Validasi (KCKR) - | Dalam Proses | Diolah | Diolah |
| No. | Nama File | Nama File Format Flash | Format File | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| Tidak ada data. | ||||
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
|---|---|---|---|
| 001 | INLIS000000000849390 | ||
| 005 | 20231120041543 | ||
| 006 | aa###a######000#0# | ||
| 007 | ta | ||
| 008 | 231120s2023####jkia###a######000#0#ind## | ||
| 020 | # | # | $a 9786236461150 |
| 035 | # | # | $a 0010-1123000612 |
| 040 | # | # | $a JKPDJAK$b ind$c rda |
| 041 | 0 | # | $a ind |
| 082 | 0 | 4 | $a 028.5$2 [23] |
| 084 | # | # | $a KC/028.5 AFR k |
| 100 | 0 | # | $a Afrizahan$e Pengarang$e Afrizahan$e Pengarang$e Afrizahan$e Pengarang$e Afrizahan$e Pengarang |
| 245 | 1 | 0 | $a Kapan aku boleh bicara? /$c penulis, Afrizahan ; ilustrator, InnerChild |
| 250 | $a Cetakan, 2023 | ||
| 264 | # | 1 | $a Jakarta :$b Maskana Kids,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 24 halaman : $b ilustrasi ; $c 20 cm |
| 336 | # | # | $a teks$2 rdacontent |
| 337 | # | # | $a tanpa perantara$2 rdamedia |
| 338 | # | # | $a volume$2 rdacarrier |
| 440 | # | # | $a Seri adab lisan |
| 520 | # | # | $a Apa yang Anak Ucapkan adalah Apa yang Ia Dengar. Bahasa yang diucapkan anak adalah apa yang sering ia dengar di rumah. Bayangan jika yang anak-anak dengar adalah kata kasar dari orang tuanya. Jangan heran jika ia mengatakan ucapan yang sama saat bermain dengan kawan-kawannya. Mirisnya, anak yang sudah baik lisannya dengan didikan penuh adab di rumah, pun bisa berubah. Ia "terkontaminasi" saat bermain dengan kawan di luar rumah. Mengingat, apa yang diucapkan anak adalah apa yang ia dengar. Tentu sulit mengontrol apa saja yang anak dengar. Terlebih, jika Ananda sudah beranjak besar, gemar bermain ke luar rumah, terlebih saat usia sekolah. Jika sudah demikian, kalimat yang keluar bukan lagi bahasa rumah, namun bahasa dari pergaulan. Orang tua memang tidak bisa mengontrol segalanya, namun orang tua bisa membentengi anak dengan adab. Walhamdulillah, Islam begitu detailnya mengajarkan semua aspek kehidupan. Inilah yang bisa kita ikhtiarkan sebagai orang tua: menanamkan adab pada anak, kemudian anak memiliki filter yang kuat dalam menyaring apa saja yang ia dengar, maka lisan yang ia gerakan dipenuhi adab dan etika. Maka bersyukurlah ketika suatu hari anak akan membuat "laporan": "Bunda, tadi si A ngomong begini terus aku nasihati kalau itu nggak boleh", "Ayah, tadi si B ejek aku tapi aku diam dan sabar seperti Rasulullah." Ikhtiar kita menanamkan adab lisan pada anak, tentu ada banyak cara. Buku *"Seri Adab Lisan"* hanyalah salah satu upaya tersebut. Semoga Allah memberi kita kemudahan dalam mendidik anak-anak dan membentengi mereka dengan adab mulia. |
| 521 | # | # | $a Anak |
| 650 | # | 4 | $a Bacaan Kanak-Kanak |
| 700 | 0 | # | $a InnerChild$e Ilustrator |
| 850 | # | # | $a JKPDJAK |
| 990 | # | # | $a D025869/23 |