#

Mata Air Peradaban : Dua Millenium Wonsobo

Sejarah Indonesia

Jenis Bahan

Monograf

Judul Alternatif

-

Pengarang

; Abudrrahman Wahid ; Daryono Suyoto ; Ahmala Arifin ; Morenk ; Santo

Edisi

cetakan kedua

Pernyataan Seri

-

Penerbitan

Yogyakarta : LKiS, 2013

Bahasa

Indonesia

Deskripsi Fisik

xxvi + 546 halaman : ilus ; 15,5 x 23 cm

Jenis Isi

teks

Jenis Media

tanpa perantara

Penyimpanan Media

volume

ISBN

978-979-25-5331-4

ISSN

-

ISMN

-

Bentuk Karya

Bukan fiksi atau tidak didefinisikan

Target Pembaca

Umum

Catatan

-


Abstrak

“SEBENARNYA Wonosobo mempunyai sejarah yang lebih lama, yaitu pada abad ke-6 M. Adalah seorang tokoh Budha datang dari Cina ke Sriwijaya... Pada abad ke-8 M, orang-orang Sriwijaya datang ke Pulau Jawa, mendarat di pelabuhan lama Pekalongan, (karena waktu itu jalan raya antara Pekalongan dan Semarang belum dibuat) maka orang-orang Sriwijaya itu langsung mendaki pegunungan Dieng. Di daerah yang sekarang bernama Kabupaten Wonosobo itu, mereka menemukan Kerajaan Kalingga Hindu. Tanpa menggangu orang-orang Hindu itu, mereka meneruskan perjalanan ke arah Tenggara, hingga mereka sampai di kawasan Kabupaten Magelang sekarang, tepatnya di daerah Muntilan. Mereka pun lalu membuat/mendirikan Candi Borobudur di tempat itu... Sebagian lagi dari mereka meneruskan perjalanan ke Selatan, ke kawasan Yogyakarta sekarang, dan mendirikan Kerajaan Kalingga Budha. Pada abad ke-9 M, mereka mendirikan Candi Prambanan, yaitu sebuah candi yang menyatukan kedua agama, Budha dan Hindu.

No. Barcode No. Panggil Lokasi Perpustakaan Lokasi Ruangan Kategori Akses Ketersediaan
00005424661 959.8 ARI m Perpustakaan Jakarta Utara - Koja
Jl. Logistik Raya No. 2 Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara
RUANG KOLEKSI UMUM UTARA - Koleksi Dewasa Lantai 3 Koleksi Umum Dapat dipinjam Tersedia
No. Nama File Nama File Format Flash Format File Aksi
Tidak ada data.
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000803815
005 20210405092915
007 ta
008 210405################g##########0#ind##
020 # # $a 978-979-25-5331-4
035 # # $a 0010-0421000328
082 # # $a 959.8
084 # # $a 959.8 ARI m
245 1 # $a Mata air peradaban : $b Dua millenium Wonsobo /$c H. A. Kholiq Arif, Otto Sukatno CR
250 # # $a cetakan kedua
264 # # $a Yogyakarta :$b LKiS,$c 2013
300 # # $a xxvi + 546 halaman : $b ilus ; $c 15,5 x 23 cm
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
520 # # $a “SEBENARNYA Wonosobo mempunyai sejarah yang lebih lama, yaitu pada abad ke-6 M. Adalah seorang tokoh Budha datang dari Cina ke Sriwijaya... Pada abad ke-8 M, orang-orang Sriwijaya datang ke Pulau Jawa, mendarat di pelabuhan lama Pekalongan, (karena waktu itu jalan raya antara Pekalongan dan Semarang belum dibuat) maka orang-orang Sriwijaya itu langsung mendaki pegunungan Dieng. Di daerah yang sekarang bernama Kabupaten Wonosobo itu, mereka menemukan Kerajaan Kalingga Hindu. Tanpa menggangu orang-orang Hindu itu, mereka meneruskan perjalanan ke arah Tenggara, hingga mereka sampai di kawasan Kabupaten Magelang sekarang, tepatnya di daerah Muntilan. Mereka pun lalu membuat/mendirikan Candi Borobudur di tempat itu... Sebagian lagi dari mereka meneruskan perjalanan ke Selatan, ke kawasan Yogyakarta sekarang, dan mendirikan Kerajaan Kalingga Budha. Pada abad ke-9 M, mereka mendirikan Candi Prambanan, yaitu sebuah candi yang menyatukan kedua agama, Budha dan Hindu.
650 # 4 $a Sejarah Indonesia
700 0 # $a Abudrrahman Wahid $g Kata Pengantar
700 0 # $a Ahmala Arifin $g Penyelaras akhir
700 0 # $a Daryono Suyoto $g Epilog
700 0 # $a Morenk $g Rancang Sampul
700 0 # $a Santo $g Penata Isi
990 # # $a U000103/14